Kunam XI alam
Selasa, 06 Desember 2011
Senin, 17 Oktober 2011
Algoritma Pemograman
1. CIRI-CIRI ALGORITMA YANG BAIK.
a. Tepat sasaran : memenuhi spesifikasi pekerjaan dan bekerja sesuai tujuan
Contoh Kasus: untuk meraih cita- cita kita harus sudah mempunyai tujuan yang jelas mau kemana selanjutnya sehingga kita bekerja sesuai dengan apa yang kita mau dapatkan
b. Flexible dan portable :
- Flexible untuk dikembangkan lebih lanjut
- Portable untuk digunakan pada berbagai sistem dan mesin
Contoh Kasus: sangat gampang untuk di kembangkan lebih lanjut
c. Bersih dari kesalahan sistem ataupun lojik
Contoh Kasus: kesalahan yang terdapat pada algoritma ada dalam jumlah sedikit
d. Efektif : setiap langkah harus sederhana sehingga dapat dikerjakan dalam
sejumlah waktu yang masuk akal.
Contoh Kasus: mempunyai langkah yang sederhana tetapi mendapat hasil yang baik
e. Murah:
- Efisien dalam penggunaan piranti memori dan penyimpanan lainnya.
- Cepat waktu pelaksanaannya.
Contoh Kasus: gampang dalam penggunaan memori tidak susah
f. Didokumentasi dengan baik untuk pengoperasian, pemeliharaan dan pengembangan.
Contoh Kasus:gampang untuk di dokumentasi dan dalam pengoperasian
g. Algoritma merupakan pemberian (description) pelaksanaan suatu proses.
Contoh Kasus:
h. Tidak ambiguous : tidak bermakna ganda.
Contoh Kasus:
i. Harus berhenti setelah mengerjakan sejumlah langkah terbatas.
Contoh Kasus: harus di hentikan setelah bekerja dengan banyak
2. PERBEDAAN FLOWCHART DAN PSEUDOCODE
A. Flow-chart dibedakan atas dua jenis, yaitu :
o Diagram alir sistem (System Flow-chart)
Bagan yang memperlihatkan urutan prosedur dan proses dari beberapa file dalam media tertentu. System flowchart menggambarkan :
1. Hubungan antar suatu file dengan file lainnya
2. Media yang dipakai untuk setiap file
o Diagram alir program(Program Flow-chart) Bagan yang memperlihatkan urutan dan hubungan proses dalam suatu program.
B. PSEUDOCODE
Pseudocode banyak digunakan untuk mewakili urutan-urutan proses dari program. Pseudo berarti imitasi dan code dihubungkan dengan instruksi yang ditulis dalam bahasa computer. Tujuan digunakan pseudocode yaitu untuk menjembatani jurang antara bahasa sehari-hari programmer dengan bahasa computer. Pseudocode disebut juga dengan bahasa inggris terstruktur. Karena merupakan kombinasi elemen-elemen dasar dari pemrograman terstruktur dengan menggunakan bahasa inggris. Pseudocode dapat juga ditulis dengan bahasa Indonesia. Pseudocode merupakan suatu bahasa yang memungkinkan programmer untuk berpikir terhadap permasalahan yang harus dipecahkan tanpa harus memikirkan syntax dari bahasa pemrogramman tertentu. Jadi pseudocode digunakan untuk menggambarkan logika urut-urutan dari program tanpa memandang bagaimana bahasa pemrogramannya.
Contoh suatu pseudocode :
Mulai
Nilai a=3 ; b=5 ; c=0
Hitung c = a * b
Tampilkan nilai c
End
3. Pseudocode, karena pseudocode lebih mudah digunakan oleh para programmer, karena pseudocode menggunakan bahasa digunakan programmer sehari-hari. Bahkan pseudocode dapat juga ditulis dalam bahasa Indonesia.
Selasa, 04 Oktober 2011
Tugas Desain Grafis ( Logo )
Tugas 3 : Logo
Alasan : saya membuat logo ini karena saya suka dengan Bintang dan warna hijau dan hitam.. selain itu juga melambangkan bahwa cita - cita saya setinggi bintang....
Alasan : saya membuat logo ini karena saya suka dengan Bintang dan warna hijau dan hitam.. selain itu juga melambangkan bahwa cita - cita saya setinggi bintang....
Langganan:
Komentar (Atom)



